Pages

Senin, 25 September 2017

Tips Cari kos/ Kontrakan Jakarta



Jakarta - 25 September 2017`
Halo halo hai...
Hari ini saya mau berbagi pengalaman nyari kontrakan di sekitar ragunan.
Sekaligus tips cari kos/kontrakan.

 Bonus  : Review Kontrakan Bagus & Murah di Sekitar Ragunan, Jakarta Selatan

Nah, Tipsnya adalah sebagai berikut:
1. Googling
Ini udah tahun 2017 dimana kemajuan teknologi udah ga diragukan lagi kemaslahatannya bagi seantero umat manusia gan. Jadi harus manfaatin semaksimal mungkin. Sebelum cari kontrakan, pastiin kita cari-cari kontrakan di google yak. Nantinyya bakal bermunculan web-web atau toko online yang memuat banyak kos/kontrakan yang available deh. Cari yang sesuai kebutuhan dan keinginan jika perlu.

2. Contact
Kalau udah nemu kos/kontrakan yang klop di hati, jangan lupa catet nomer telepon empunya kos/kontrakan atau better sms/telepon buat konfirmasi.

3. Yes yes, No no
Please be noticed. kita ga mungkin langsung deal ketika liat-liat kos/kontrakan by gambar di internet. So, survey itu penting. Tapi pastikan kita hanya survey kos/kontrakan yang respon atau konfirmasi balik ke kita. Jadi kita bakalan bisa hubungin kalo-kalo kita nyasar pas nyari kos/kontrakannya.


4. Survey & Dokumentasi
Cek keadaan bangunan yang kasat mata. Bersih kah? atau kumuh? lingkungan sekitar juga penting untuk dilihat, banjir kah?. Cek air, bersih atau tidak. Foto atau video penampakan kos/kontrakan yang kita survey itu penting sebagai pembanding kalau nantinya kita survey ke tempat lain.

5. Tawar-menawar
Percaya atau tidak, pas kita sampe di kos/kontrakan yang kita cari, pasti yang empunya bakal nanya kita kuliah atau kerja atau kerja dimana. Jawaban kalian akan menyumbang sekian persen terhadap proses tawar menawar harga kos/kontrakan yang bakal kita tempatin. Atau kalian sebelumnya bisa nanya-nanya ke tetangga kamar berapa harga kosnya untuk meminimalisir harga yang "tinggi sebelah". Pasanglah muka polos tak bersalah waktu nawar harga, it work. wkwk.

6. Pertimbangan
Waktu kita udah nemu kos/kontrakan yang terlihat lumayan dan kebetulan harganya sesuai, jangan langsung deal. Karena itu adalah tempat yang bakal kita tempatin tiap hari untuk beberapa waktu ke depan. Jadi harus nyaman dan memuaskan. Tanyakan fasilitas atau servis apa yang bisa didapat dari harga yang ditentukan. Misal air, listrik, sampah ditanggung yang empunya kos/kontrakan atau tidak. Ini juga bisa jadi bahan pertimbangan. Jadi ucapkan "oke, Pak/Bu, makasih banyak ya.. nanti saya hubungi Bapak/Ibu lagi".

7. Make a deal
Setelah semuanya oke, buat perjanjian dengan yang empunya. Misal, tentukan tanggal bayar atau tenggang waktu kalau boleh telat bayar. Atau yang mungkin ga nyaman sama suara bising di jam istirahat bisa request tamu boleh main sampai jam sekian dann berlaku untuk semua penghuni. Jadi tidak ada yang dirugikan. Pembayaran cash atau transfer juga penting dtanyakan. Tapi biar gambang, transfer ajaaa. cashless llaaah....

Kalo semuanya udah, tinggal siap-siap buat pindahan dehhh...
Selamat ngubek-ngubek kos/kontrakan gaannn... :D


Nah, saya juga mau share 1 kontrakan yang hari ini saya survey. Kontrakannya baru banget jadi dan bagus lah. oke buat harga yang lumayan murah. Dapet dari olx.co..id dengan ID Iklan 384403764. Luas 35 m persegi, fasilitas ruang tamu, dapur, kamar mandi dan 1 kamar tidur. Harganya Rp 1.600.000. Ada pintu gerbang + hansip, aman. Air bersih dan udaranya seger banget karena deket ragunan. Alamatnya di Jl. Kebagusan Raya Gang Mangga 1 Rt 10/05, belakang Alfamidi Kebagusan 2. Dekat Pintu Timur Ragunan. Contact : 081234878852.

Link olx.co.id : http://m.olx.co.id/iklan/disewakan-rumah-kontrakan-bangunan-baru-dekat-ragunan-IDq0UYI.html?code=3840705149#observed-message

Link Youtube suevey kontrakan Lantai 1 : https://youtu.be/r3yM3E8rmMs
Link Youtube suevey kontrakan Lantai 2 : https://youtu.be/bATyn7MsC2U




Sabtu, 23 September 2017

Pengalaman pertama berobat di RSCM (Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo) Jakarta Pusat

Poli Penyakit Dalam RSCM (Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo) Jakarta Pusat



Jakarta - 22 September 2017. Saya ingin berbagi pengalaman saya berobat di RSCM (Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo). Ini merupakan kali pertama saya datang ke rumah sakit sebagai pasien. Keluhannya, sudah hampir 3 minggu saya batuk dan tak kunjung sembuh. Walaupun intensitasnya tidak selalu sama, namun dada terasa sesak  dan hampir setiap malam terbangun karena batuk. Akhirnya saya memutuskan untuk memeriksakannya ke dokter spesialis penyakit dalam di RSCM.
Poli Penyakit dalam ada di lantai 2 gedung tepat di pintu masuk RSCM.


Untuk saya yang baru pertama kali menjadi pasien di RSCM, saya harus mendaftarkan diri di Unit Admisi di lantai 1. Kebetulan saya memilih jalur umum. Unit admisi pasien umum berada dekat dengan pintu masuk, sedangkan Unit Admisi untuk peserta BPJS ada di ujung lorong. Jika bingung, banyak petugas/security yang siap ditanya.



Di Unit Admisi,
- minta formulir  ke petugas di sebelah kiri ruangan,
- isi formulir di tempat yang telah disediakan
(data diri, nama orang tua, nama saudara/suami, nomer KTP, poliklinik yang dituju, ttd)
- setelah selesai, berikan formulir ke petugas di sebelah kanan ruangan (bilik 4 atau 5), tunggu
- setelah itu, kita  akan diberikan sejumlah kertas termasuk kartu berobat.

Selesai di Unit Admisi, saya naik ke lantai 2 ke poli penyakit dalam. Letakan berkas kita di keranjang hijau bagian pendaftaran Poli Penyakit Dalam.





 Tunggu sampai diambil berkasnya, dan dipanggil namanya. Waktu itu saya menunggu sekitar 30 menit. Jika di keranjang tidak ada antrian berkas, bisa langsung  diserahkan ke loket B/C. Untuk pasien umum, waktu itu saya membayar pendaftaran Rp 75.000,- di loket. cash.
Kemudian kita akan mendapat beberapa lembar kertas dari petugas. Petugas akan menginstruksikan kertas mana yang harus diserahkan pada suster di meja dekat pintu masuk.



Serahkan kertas pada suster dan tunggu dipanggil kembali. Disini saya menunggu cukup lama. Setelah dipanggil, saya diperiksa suhu badan, tekanan darah, dan berat juga tinggi badan.. Setelah didata, saya kembali menunggu namun di tempat yang berbeda. Kali ini saya menunggu di deretan kursi depan ruangan dokter spesialis penyakit dalam (ruangan 3 atau 4).

Setelah dipanggil, saya segera masuk dan diperiksa dokter. Kala itu, saya diperiksa dokter Popy. Saya sampaikan keluhan saya. Kemudian diperiksa. Dokter juga menanyakan keadaan lingkungan saya secara detil. Kemudian dokter menginput obat-obat yang harus saya minum di komputer yang sudah terintegrasi ke apotek rumah sakit. Paperless. Saya diberi beberapa kertas untuk ditunjukan kembali ke suster. Kertas untuk mengambil obat di apotek, kertas untuk ke unit radiologi (rontgen), dan kertas untuk laboratorium.

Saya akan menjalani beberapa tes karena keluhan sesak nafas dan batuk yang berkepanjangan.
1. Tes Laboratorium.
Ruangannya di dekat IGD. Meliputi tes darah, dan tes dahak. Tes Dahak diambil 3 sampel (dahak saat bangun pagi, siang hari dengan rentang waktu 6 jam dari dahak pertama, dan dahak pagi hari di hari berikutnya). Biayanya Rp 173.000. Cash


Tanggal 22 September 2017, setelah mendaftar di lab, saya diambil sampel darahnya. Keesokan harinya saya menyerahkan sampel dahak 1 dan 2, dan 1 lagi keesokan harinya.

2. Rontgen
Saya minta di-rontgen karena ingin mengetahui keadaan paru-paru saya.
Ruangannya ada di gedung A. Terlebih dahulu menyerahkan kertas dari dokter ke bagian pendaftaran di Unit Radiologi. Biayanya sekitar Rp 150.000,- Cash. Tapi ada mesin EDC. Better siapkan cash saja.



Terakhir, saya mengambil obatt di apotek 24 jam. Apotek pasien umum ada di lantai 1 dekat pintu masuk dan lift. Obatnya pun berbeda dengan obat pasiien bpjs. Saya diberi antibiotik (Azithromycin) 4 tablet dan obat batuk (Acetylcystein) 10 tablet. Totalnya Rp 123.000.



Serahkan kertas di bagian penyerahan resep obat, tunggu sampai dipanggil, bayar dan tunggu dipanggil lagi untuk diberi obat.


Untuk tambahan saja, bagi pasien umum, Lab 24 jam buka setiap hari sedangkan Unit Radiologi Buka di hari kerja dan pendaftaran maksimal pukul 13.00 WIB.
Sekian, semoga pengalaman saya bisa bermanfaat untuk orang lain.


Tag : #RSCM #Rumahsakitciptomangunkusumo #Polipenyakitdalamrscm #cekparu #spesialisparuparu