Pages

Senin, 27 Oktober 2014

Contoh Proposal Usaha "Kedai Mercusan"

KEDAI MERCUSAN


KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah, Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan hidayahnya sehingga kami dapat menyusun dan mengumpulkan Proposal Usaha “Kedai Mercusan” ini tepat pada waktu yang telah ditentukan.
Proposal ini kami buat untuk memenuhi  tugas mata kuliah Kewirausahaan sebagai  bentuk implementasi materi yang telah didapat di kelas. Selain itu, proposal ini juga sebagai salah satu alat untuk menumbuhkan dan melatih jiwa wirausahawan  pada setiap mahasiswa.
Kami ucapkan terimakasih kepada Dosen Pembimbing mata kuliah Kewirausahaan DR Bambang Mulyana, M.Si yang telah memberikan petunjuk dan nasehat dalam penyusunan proposal kami.
 Semoga bermanfaat dan dapat menjadi inspirasi bagi pembaca. Kritik dan saran yang membangun juga kami  harapkan demi kesempurnaan proposal yang kami  buat ini. Demikian yang dapat  kami  sampaikan, apabila ada kesalahan kami mohon maaf.
Terimakasih.

Bekasi, 18 Oktober  2014

Penyusun





DAFTAR ISI

Kata Pengantar         ……………………………………………………… 1
Daftar  Isi                   ……………………………………………………… 2
I.         PENDAHULUAN         …………………………………………….... 3
1.    Latar Belakang            …………………………………………….... 3
2.    Visi dan Misi               ……………………………………………… 3
3.    Gabaran Usaha dan Keadaaan Pasar              ……………………… 4

II.      PROFIL BADAN USAHA       ……………………………………… 4
1.      Jenis Usaha                            ……………………………………… 4
2.      Nama Perusahaan                   ……………………………………... 5
3.      Lokasi                                                ……………………………………… 5

III.   STRUKTUR ORGANISASI PERUSAHAAN          ……………… 5

IV.   PRODUK PERUSAHAAN      ……………………………………… 5
1.      Jenis Produk                           ……………………………………… 5
2.      Keunggulan Produk               ……………………………………… 6

V.      TARGET PASAR         ………………………………………………. 7

VI.   PROMOSI DAN PEMASARAN         …………………………....... 7

VII. LAPORAN KEUANGAN       ……………………………………... 8
1.      Alokasi Dana                         ……………………………………… 8
2.      Perhitungan Laba                   …………………………………….. 13
3.      Perhitungan Bagi Hasil          …………………………………..... 14

VIII.       PENUTUP     ……………………………………………………... 15




I.              PENDAHULUAN
1.      Latar Belakang
Awal September  2013 lalu merupakan tahun pertama penerimaan mahasiswa baru di Universitas Mercu Buana Bekasi yang berlokasi di tepi jalan raya yang ramai dan strategis juga berpotensi menimbulkan lingkungan bisnis yang cukup menjanjikan di sekitar kampus tersebut. Menanggapi adanya kesempatan berwirausaha ini, kami selaku mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis membuat sebuah proposal usaha “Kedai Mercusan”. Kedai Mercusan disini mengangkat usaha makanan dan minuman karena kami menyadari keduanya merupakan kebutuhan primer setiap manusia, dikondisikan sebagai tempat dengan fasilitas yang nyaman dan menyediakan berbagai menu yang lezat, menarik, bergizi, ekonomis, dan higienis. Dengan mempertemukan antara keinginan berbagai jenis konsumen yang gemar berkumpul, menyantap hidangan sambil beristirahat dari penatnya aktivitas dengan hidangan dan suasana yang diciptakan Kedai Mercusan ini diharapkan Kedai ini dapat mendapatkan laba maksimal, membuka lapangan pekerjaan baru bagi orang yang belum mendapatkan pekerjaan, dan menjadikan kami individu yang mandiri dengan cara berwirausaha.
2.      Visi dan Misi
Visi  :  Kedai Mercusan, kedai santai yang dapat dinikmati oleh semua kalangan
Misi : Menyediakan tempat yang santai dan nyaman, menyediakan menu yang sesuai dengan selera konsumen target, memastikan makanan dan minuman higienis dan ekonomis sebagai mutu unggul Kedai Mercusan.
3.      Gambaran Usaha dan Keadaan Pasar
Kedai Mercusan bergerak di bisnis makanan dan minuman dengan menyediakan suasana nyaman dan santai sebagai fasilitas yang disuguhkan kepada konsumen. Makanan dan minuman disini sebagian besar merupakan merupakan makanan ringan atau cemilan namun juga menyediakan makanan berat seperti nasi goring dan mie. Sedangkan minumannya menyediakan berbagai selera konsumen mulai dari minuman panas, dingin, dan menyegarkan. Di Kedai Mercusan ini juga menyediakan tempat yang nyaman dan santai untuk sekedar berkumpul bersama teman-teman sambil menikmati hidangan yang terjangkau  untuk berbagai kalangan, profesi, usia dan selera konsumen. Tempat usaha yang kami buat, kami dekor semenarik mungkin dengan kesan santai dan mampu membuat pengunjung betah agar dapat membuat orang yang melihat menjadi tertarik untuk mengunjungi kedai kami.
Jika melihat kompetitor-kompetitor yang bergerak dibidang usaha yang sama, memang sudah cukup banyak. Tetapi kami menyiasatinya dengan inovasi berbeda dari kompetitor yang sudah ada. Yaitu, dengan inovasi rasa yang lebih enak, ukuran yang lebih besar, harga yang ekonomis (terutama dapat dijangkau oleh anak-anak pelajar), dan yang paling penting sehat dan higienis. Dengan ini, kami yakin usaha yang kami jalani mampu bersaing dengan pesaing lainnya.

II.           PROFIL BADAN USAHA
1.      Jenis Usaha : bisnis makanan dan minuman dengan menyediakan suasana nyaman dan santai sebagai fasilitas yang disuguhkan kepada konsumen karena menurut kami usaha ini dapat menguntungkan apabila dikelola dengan baik sesuai kemampuan yang kami miliki.
2.      Nama Perusahaan/Badan Usaha     :  Kedai Mercusan
3.      Lokasi         : di lingkungan yang strategis dekat dengan sekolah-sekolah, tempat kuliahan, rumah-rumah penduduk, tempat-tempat kerja, serta jalan raya.

III.        STRUKTUR ORGANISASI PERUSAHAAN
Pemilik usaha                                         : Jian dan Rani
Bagian Keuangan                                  :Citra
Bagian Perbendaharaan                         : Diah
Bagian Promosi dan pemasaran             : Septi
Juru Masak                                            : Aulia dan Astuti
Bagian Kebersihan                                : Yusuf
Bagian Keamanan                                 : Bimo

IV.        PRODUK  PERUSAHAAN
1.      Jenis / Macam-macam Produk
a.       Makanan
1.      Es krim Goreng (coklat, vanilla, strawberry)
2.      Sosis (bakar/goreng)
3.      Kornet (bakar/goreng)
4.      Bakso (bakar/goreng)
5.      Spaghetti
6.      Mie ranjau
7.      Mie Instan
·         Special
·         Istimewa
8.      Roti bakar
9.      Nasi goreng
·         Special
·         Istimewa
b.      Minuman
1.      Es krim (fanta/seprite/cola)
2.      Es krim (oreo & chocolatos)
3.      Fanta / seprite / cola
4.      Jus Buah (melon / mangga / alpukat / jeruk)
5.      Pop ice
6.      Pop mocca
7.      Capcin
8.      Sop Buah
9.      Air mineral
2.      Keunggulan Produk
Kami menjamin produk kami selalu fresh, baru, ready stock, higienis dan tidak menggunakan zat-zat berbahaya. Dengan inovasi rasa yang lebih enak, ukuran yang lebih besar, harga yang ekonomis (terutama dapat dijangkau oleh anak-anak pelajar). Pelayanan ramah dan tempat yang didekor untuk menimbulkan suasana santai dan nyaman juga kami prioritaskan sebagai keunggulan kami dalam bersaing dengan competitor di sekitar lingkungan bisnis kami.

V.           TARGET PASAR
Segmen pasar yang kami bidik untuk kegiatan usaha yang kami jalani ini adalah anak-anak sekolah, para mahasiswa, para pekerja yang bekerja di lingkungan kedai kami, orang-orang yang melintasi jalan depan kedai kami, dan penduduk sekitar.
VI.        PROMOSI DAN PEMASARAN
Proses promosi kami lakukan dengan membagikan dan menempel selembaran yang berisi iklan Kedai Mercusan lengkap dengan fasilitas  menu-menunya dan daftar harga di sekitar lingkungan sekolah, kampus, lingkungan kantor, dan di sepanjang jalan yang ramai lalu lalang orang. Kami juga memberikan diskon selama 2 minggu terhitung dari pembukaan kedai. Selain itu juga kami berencana menambah fasilitas Wifi agar konsumen semakin betah berlama-lama di kedai kami.
Pemasarannya, Kedai Mercusan akan didirikan di tempat yang strategis dekat dengan sekolah-sekolah, tempat kuliahan, rumah-rumah penduduk, tempat-tempat kerja, serta jalan raya sehingga mudah diakses. Untuk harga ekonomis dan terjangkau dengan makanan atau minuman yang bermutu dan unggul dibanding produk competitor lain, kemudian harga kami sesuaikan dengan target konsumen kami.
Dengan mengkombinasikan kualitas produk, harga, tempat, dan  promosi yang gencar diharapkan Kedai Mercusan dapat menjadi bisnis yang sangat potensial dan berjalan lancar menjadi usaha kedai santai yang maju dan disukai banyak orang dari semua kalangan.


VII.      LAPORAN KEUANGAN
1.      Alokasi Dana
Bahan Baku
a.       Es krim goreng
·         Roti tawar                                           30 lembar                    Rp 30.000,-
·         Eskrim (coklat/vanilla/strawberry)      500 gr                          Rp 15.000,-
·         Terigu                                                  ¼ kg                            Rp   3.000,-
·         Telur                                                    7 butir                          Rp   9.000,-
·         Tepung roti                                          ¼ kg                            Rp   4.000,-
·         Susu cair                                              200 ml                         Rp   4.000,-
·         Minyak goreng                                    ¼ kg                            Rp   3.000,-    
Rp 68.000,-
/ 30 = Rp 2.300,- harga jual = Rp 5.000,-
Untung = Rp 2.700,- x 30 = Rp 81.000,-
b.      Sosis, kornet, bakso bakar/goreng
·         Sosis                                                    30 sosis                        Rp 15.000,-
·         Kornet                                                 30 kornet                     Rp 12.000,-
·         Bakso                                                  90 bakso                      Rp 45.000,-
·         Mentega                                              70 gr                            Rp   2.000,-
·         Kecap                                                  75 ml                           Rp   3.000,-
·         Saus                                                     135 ml                         Rp   5.000,-
·         Sambal                                                            ¼ gr                             Rp   7.000,-
Rp 89.000,-
                        / 90 = Rp 1.000,- harga jual = Rp 5.000 / 3 tusuk
                        Untung = Rp 2.000,- x 90 = Rp 180.000,-


c.       Spaghetti
·         Mie spaghetti                                      10 bungkus                  Rp 40.000,-
·         Saus spaghetti                                     3 bungkus                    Rp 15.000,-
·         Keju                                                    1 pcs                            Rp   7.000,-
Rp 62.000,-
                        / 10 = Rp 6.200,- harga jual = Rp 9.000,-
                        Untung = Rp 2.800,- x 10 = Rp 28.000,-
d.      Mie ranjau
·         Mie telur                                              8 bungkus                    Rp 15.000,-
·         Sawi                                                    5 ikat                           Rp   3.000,-
·         Bawang merah                                    16 butir                        Rp   2.000,-
·         Bawang putih                                      1 siung                         Rp   1.000,-
·         Cabai setan                                          ¼ kg                            Rp   5.000,-
·         Telur                                                    8 butir                          Rp   9.000,-
·         Ayam                                                  ¼ ayam                        Rp   8.000,-
·         Bumbu                                                8 bungkus                    Rp   4.000,-
·         Sosis                                                    8 sosis                          Rp   4.000,-
Rp 51.000,-
                        / 8 = Rp 6.400,- harga jual = Rp 9.000,-
                        Untung = Rp 2.600,- x 8 = Rp 20.800,-
e.       Mie instan
v  Special
·         Mie instan                                     20 bungkus                  Rp 25.000,-
·         Sawi                                              5 ikat                           Rp   3.000,-
·         Telur                                              20 butir                        Rp 24.000,-
Rp 52.000,-
                        / 20 = Rp 2.600,- harga jual = Rp 5.000,-
                        Untung = Rp 2.400,- x 20 = Rp 48.000,-
v  Istimewa
·         Mie instan                                     20 bungkus                  Rp 25.000,-
·         Sawi                                              5 ikat                           Rp   3.000,-
·         Telur                                              20 butir                        Rp 24.000,-
·         Sosis                                              15 sosis                        Rp   7.500,-
·         Kornet                                           15 kornet                     Rp   6.000,-
·         Ayam                                            ¼ potong                     Rp   8.000,-
Rp 73.500,-
                        / 20 = Rp 3.700,- harga jual = Rp 7.000,-
                        Untung = Rp 3.300,- x 20 = Rp 66.000,-
f.       Roti bakar
·         Roti tawar                                           20 lembar                    Rp 20.000,-
·         Mentega                                              70 gr                            Rp   2.000,-
·         Keju                                                    2 pcs                            Rp 14.000,-
·         Meses                                                  3 bungkus                    Rp   9.000,-
·         Kacang tumbuk                                   ¼ kg                            Rp   7.000,-
·         Susu kental                                          1 kaleng                       Rp   7.000,-
Rp 59.000,-
                        / 20 = Rp 3.000,- harga jual = Rp 5.000,-
                        Untung = Rp 2.000,- x 20 = Rp 40.000,-
g.      Nasi goreng
v  Special
·         Nasi                                               3 liter                           Rp 20.000,-
·         Sawi                                              8 ikat                           Rp   5.000,-
·         Bumbu nasi goreng                       10 bungkus                  Rp 15.000,-
·         Telur                                              10 butir                        Rp 12.000,-
·         Sosis                                              10 sosis                        Rp   5.000,-
Rp 57.000,-
                        / 10 = Rp 5.700,- harga jual = Rp 8.000,-
                        Untung = Rp 2.300,- x 10 = Rp 23.000,-
v  Istimewa
·         Nasi                                               3 liter                           Rp 20.000,-
·         Sawi                                              8 ikat                           Rp   8.000,-
·         Bumbu nasi goreng                       10 bungkus                  Rp 15.000,-
·         Telur                                              10 butir                        Rp 12.000,-
·         Sosis                                              10 sosis                        Rp   5.000,-
·         Kornet                                           10 kornet                     Rp   4.000,-
·         Bakso                                            20 bakso                      Rp 10.000,-
·         Ayam                                            ¼ ayam                        Rp   8.000,-
Rp 82.000,-
                        / 10 = Rp 8.200,- harga jual = Rp 11.000,-
                        Untung = Rp 2.800,- x 10 = Rp 28.000,-
Biaya Tetap
Peralatan dan fasilitas       Rp 4.098.000,-
Sewa                                 Rp 1.200.000,-
                                                                                       Rp 5.298.000,-
Biaya variable
Bahan baku                       Rp    593.500,- / minggu
Perlengkapan                     Rp      89.000,- / bulan
                                                                              Rp    682.500,-
Biaya overhead
Listrik                                Rp     100.000,-
Air minum                         Rp       50.000,-
P3k                                    Rp       30.000,-
Lain-lain                            Rp       50.000,-
                                                                                          Rp    230.000,-
Total cost                                                                          Rp 6.210.500,-

2.      Perhitungan Laba
Keuntungan
Untung menjual makanan jika perhari
Rp 514.800,-
Apabila perbulan maka:
Rp 514.800,- x 30 hari = Rp 15.444.000,-



3.      Perhitungan Bagi Hasil
-          Gaji Pemilik + Karyawan tetap       : 10% dari  laba kotor
-          Persediaan bahan baku                    : 3%
-          Laba bersih dibagi menjadi 3 bagian            : 1/3 untuk menambah modal, 1/3 disimpan untuk biaya tak terduga usaha, 1/3 disimpan untuk balik modal.














VIII.  PENUTUP
Demikian proposal usaha “Kedai Mercusan” ini kamu buat sebagai contoh proposal dalam memenuhi tugas Mata Kuliah Kewirausahaan. Apabila ada kekurangan kami mohon saran dan kritik yang  membangun, apabila ada kelebihan semoga dapat menjadi inspirasi dan membangun jiwa kewirausahaan bagi kami dan juga pembaca. Semoga bermanfaat.
Terimakasih…
Bekasi, 18 Oktober 2014








Sabtu, 18 Oktober 2014

The Five Idiots!!

        



           Dari judulnya aja udah kebayang, ada 5 orang “IDIOT” yang bakal jadi sumber cerita kali ini. Masih di DUNIA KAMPUS.

          Tepatnya 2 September 2013, itu hari pertama angkatan pertama kampus D UMB masuk untuk penyambutan mahasiswa. Semua orang merasa asing begitu juga gue. Kenalan dulu deh, gue Rani dari Manajemen S1 Kampus D Universitas Mercubuana. Temen seangkatan lebih akrab manggil gue Mba Rani. Kenapa “Mba”? I don’t know why. Tapi itu jadi awal seru disini.

          Oke, kita mulai ceritanya.

          Keesokan harinya,sSehari setelah acara penyambutan mahasiswa, gue berangkat sendiri, jalan sendiri, kasian banget intinya. Kayak satu-satunya manusia di kampus pagi itu. Akhirnya gue jalan deh ke Tata Usaha kampus, alih-alih nanya almamater udah jadi apa belum. Biar kaya orang-oraaang :D

          Nah disitu, awal ketemu sama dua sosok cewe yang bakal jadi five idiots. Namanya Pipit dan Tari. Mereka niatnya sama, Tanya almet yang padahal itu almet jadinya 2 bulan kemudian. Mulaideh disitu kenalan. Sok Akrab, padahal gue paling susah ngapalin nama orang. Hahaha. Lupakan..

          Pipit waktu pertama ngampus ga pake jilbab, rambutnya panjang, gembul bener dah pipinya. Cerewetnya na’udzubillah, tapi gokil, seru deh. Kalo Tari, dia asliJawa Timur guys. Tinggal di Jakarta sama pamannya. Tari tuh orangnya murah senyum, matanya belo, kecil engga, gede juga engga, absurd, kalemnya nyaingin Putri Solo. Tapi intinya mereka berdua bisa jadi temen  yang oke.

          Hari demi hari di kampus dijalani bertiga, di antara ratusan manusia se-angkatan. Terasing deh bener bener. Eh, suatu pagi ga sengaja ketemu sama 2 orang yang jalan berdua terus. Entah yang satu keliatannya ngintilin atau yang satu emang kaya artis yang punya charisma wah jadi pada ngintilin. Namanya Selly “yang diintilin” orangnya segar bugar girls… Subur, ga kurus :D Kalo senyum matanya kaya bulan sabit terbelah vertical simetris, unyu,, dan Jian “si pengintil” orangnya ideal, cantik, paling cantik deh di antara kita berlima, dia master Akuntansi guys, jangan macem-macem. Kita berlima kenalan di bawah pohon riindang pas ada angin kenceng berasanya kaya di film-film gitu guys. #soundtrack lagu lawas. Disitu ga Cuma ada kita berlima. Ada juga temen-temen sejurusan yang lain. Udah kelar kenalan semua, kita masuk deh ke kelas.

Hari demi hari dijalani, kita ga selalu bareng. Ada saat dimana gue misah nyari-nyari tempat nyaman. Mulai dari kenalan sama grupnya orang cantik dan kaya, Cuma 2 minggu bertahan. Dan gue angkat tangan. Trus nyoba lagi temenan ama orang Sumatra poenya! Eh, ga tahan lama juga. Dan akhirnya gue sadar girls, kalian paling wokeh! (y) (y) (y) (y)
Empat jempol buat kalian!

Temen yang Oke itu, saat kita merasa nyaman, merasa searah, merasa fun tanpaa beban, dan pastinya merasa bebas berekspresi jadi diri sendiri tanpa harus berpura-pura jadi orang lain.

Semester 1 kita masih kaya temen biasa. Semester 2 kita mulai lengket. Semester 3 kita jadi keluarga. ({}) So much love you all!!!

Yang seru di semester 3 ini adalah kita berhasil bikin envy geng-geng sebelah atas persahabatan kita berlima. Ga tau kenapa, tapi kita ngrasa biasa-biasa aja deh. Yang jelas kita solid. Kalo ada salah satu dari kita yang susah, pasti ada yg bantuin. Always together. J Kita duduk satu baris setiap pagi di kelas apapun. Kita satu kelompok terus untuk mata kuliah apapun, seringnya sih. Kita ke kantin bareng, toilet bareng, gosipin orang bareng, sholat bareng, ke parkiran bareng, ketawa bareng, nangis bareng, seneng susah kita bareng.

Yang paling membahagiakan di semester ini adalah kita-kita berhasil bikin selly dan pipit pakai jilbab :*

Hidayah dari Allah deh.  Alhamdulillah.

Saking solidnya kita, suatu hari salah satu dari kita pernah BT, ya walaupun bukan BT sama salah satu dari kita tapi semuanya ngrasain. Bukan berate sama ya rasanya, beda juga. Contohnya gue, gue ga suka ditolak men orangnya, kalo gue ga salah gue ga suka diabaikan. Eh yang lagi BT “do that to me”, mulailah misunderstanding.  Gue ngejauh, satu orang ikut gue, satu lagi ikut yang lagi BT, satu lagi akhirnya ikut gue ke kelas.

Jian, “Hari ini kaya ada yang aneh ya?”

Gue,”iya, gue BT”

Jalan ke parkiran tanpa ngomong sepenggal kata pun. Bye, pulaaang.

Update status bbm pada ga jelas. Tambah misunderstanding.

Besoknya, kita ceria lagi kaya biasa, peluk-pelukan, nyambut salah satu dari kita berlima yang baru sampe kampus. Dua mata kuliah selesai, semua berjalan normal. Sorenya, kita ke rumah pipit, kecuali Tari soalnya ga boleh pulang sore (always). Dirumah pipitlah semua pecah! Bukan barang-barang yang pecah, tapi perasaan kita, seemua tumpah ruah. Di Kamar pipit yang awalnya berempat ngegosipin orang, lama-lama salah satu dari kita nyinggung masalah bt-bt-an kemaren. Jian piker dia yang salah, dia takut persahabatan kaya gini tuh Cuma pura-pura doing. Gue piker si Selly bt gara-gara gue kelamaan bayar utang nonton di XXI. Pipit mikir kita mulai renggang dan kasian juga sama Selly kalo bt ditinggal sendirian. Selly nya sendiri dia emang hobby betean, meskipun bukan bĂȘte sama salah satu orang diantara kita berlima. Akhirnya kita teriak-teriak di kamar. Kenceeeeeeeeeeeeeeeng bgt!

Mulai curhat ini itu, dan akhirnya janji ga bakal gitu lagi. Kita nangis sejelek-jeleknya muka kita, ampe sembam. Kita janji ga bakal ngrusak persahabatan kita dengan hal-hal sepele yang bikin salah paham lagi. Eh, disaat sembam gitu. Gue masih sempet Selfie guys… hahaha Akhirnya semua ikutan selfie, tau ga? Sampe 49 foto! Mungkin lebih kalo ga ada yang dihapusin.

Dari situ mulai muncul kata-kata FIVE IDIOTS, itu kita berlima. Ada Pipit, Tari, Rani, Jian, dan Selly. Kita berlima idiot. Terinspirasi dari gambar OWL 5 ekor jualannya Jian. Tapi emang sih, dari kita, lima orang ini adalah paduan orang idiot dengan karakter masing-masing yang bikin kita lengkap dan yang kelompok lain ga punya. Kita SOLID.

Sebenernya masih pengen cerita banak hal. Tapi ga kerasa udah empat halaman, mungkin kalau suatu saat ada produser film atau sutradara semisal Raditya Dhika tertarik sama cerita gue, baru deh gue paparin sedetil-detilnya :D

Sekedar advice buat remaja beranjak dewasa yang sedang mencari jati diri. Hidup itu ga sekedar apa yang lo liat. Hidup itu terlalu luas buat diratapi sama nasib yang mungkin kurang baik., yaaa itu karena kita selalu banding-bandingin diri kita sama orang lain yang lebih baik dari kita. Coba deh liat ke sekitar, menunduk sejenak, masih banyak orang yang lebih-lebih-lebih susah dari kita. Tapi mereka take action. Bergerak menuju hal yang lebih baik, liat di sekitar kita, banyak bertebaran kasih saying dan cinta yang ga semata-mata tentang percintaan dua insan ya, bisa buat contoh aja kasih saying teman, sahabat, yang memang mungkin lebih dekat seperti keluarga. Cari deh tempat nyaman yang membawa dampak positif buat diri kita. Cari Sahabat yang baik, baik disini ga harus sempurna karena setiap orang pasti punya kekurangan. Niatin dari dalam hati kita kalo kita mau maju, kita mau banggain orang-orang yang sayang sama kita. Jadi orang yang berguna. Jadi manusia yang positif.

Mungkin itu sekedar crita singkat Five Idiots.


Always Together,  Care each other!!





PIPIT




TARI





RANI





JIAN





SELLY